cursor

Minggu, 19 November 2017

MODUL 2 PERINTAH DASAR LINUX | SISTEM OPERASI

DASAR TEORI
1. PENGERTIAN LINUX
Linux Adalah software sistem operasi open source yang gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. Linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC.
Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program.

2. SEJARAH LINUX
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.
Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME).
Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

3. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LINUX

  • Kelebihan

  1. Bersifat open source, bebas dan terbuka. sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya. LISENSI FREE dan boleh di utak atik semaunya.
  2. Linux sekarang sudah mudah di operasikan. kalo dulu pengguna linux identik dengan para hacker, tapi sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya.
  3. Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
  4. Memiliki pengamanan yang lebih unggul karena di desain multiuser sehingga apabila virus menyerang user tertentu, akan sangat sulit menyebar ke user lainnya.
  5. Cocok untuk PC yang memiliki spesifikasi minimum karena linux membutuhkan resource yang lebih kecil dibandingkan Windows.
  6. Linux dapat berjalan di dua mode.
  7. Jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer karena linux lebih stabil.
  8. Memiliki komunitas di berbagai penjuru dunia.
  9. Terdapat beragam pilihan seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.

  • Kekurangan

  1. Banyak user yang belum terbiasa menggunakan linux.
  2. Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux.
  3. Proses instalasinya tidak semudah windows.
  4. Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
  5. Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like, maka mau gak mau harus belajar dulu.
  6. Struktur direktori dan hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.

Setiap pemakai Linux harus mempunyai nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada adiministrator sistem operasi (root). Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya dalam huruf kecil. Prompt dari shell bash pada Linux untuk pengguna (user) biasa menggunakan tanda dolar ( $ )
Sebuah sesi Linux terdiri dari :
  1. Login
  2. Bekerja dengan Shell / menjalankan aplikasi
  3. Logout
Tergantung atas shell yang digunakan, pada Linux bash maka pada proses login akan mengeksekusi program/etc/program (untuk semua pemakai) dan file .base_profile di direktori awal (HOME) masing-masing.
Pada saat logout maka program shell bash akan mengeksekusi script yang bernama .bash_logout
Format Intruksi Linux
Intruksi Linux standar mempunyai format sebagai berikut :
$ InstructionName [option..] [Arguments..]
Options dimulai dengan tanda - (minus). Argument dapat kosong, satu atau beberapa argumen (parameter). Contoh :
$ ls perintah tanpa opsi dan argumen
$ ls -a opsi adalah -a = all, tanpa argumen
$ ls /bin tanpa opsi, argumen adalah /bin
$ ls /bin /etc /usr tanpa opsi, ada 3 argumen
$ ls -1 /usr 1 opsi (-1 = long list) dan 1 argumen
$ -ls -1a /bin /etc 2 opsi -1 dan -a , 2 argumen


Manual
Linux menyediakan manual secara online. Beberapa kunci keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah :
q untuk keluar dari program man (help)
<Enter> ke bawah, baris per baris
<Spasi> ke bawah, per halaman
b kembali ke atas, 1 halaman
/teks mencari teks (string)
n meneruskan penarian string sebelumnya

Linux adalah sistem operasi multiuser dan multitasking. Multiuser artinya, dalam waktu yang bersamaan, Linux dapat digunakan oleh banyak user, baik melalui keyboard dan mouse yang samaatau melalui komputer lain dalam jaringan. Multitasking artinya dalam waktu yang sama, Linux dapat menjalankan beberapa program.Bahkan Linux dapat menjalankan banyak Window, misalnya Anda dapat menjalankan Icewm,XFCE, Blackbox, KDE, dan GNOME, seakan-akan menjalankan Windows 95, 98, XP, Vista, NT,2000, dan 2003, juga Macintosh secara bersamaan.Setiap user memiliki hak yang berbeda, misalnya sesama user biasa tidak bisa saling melihat isidirektori dan isi file. Ini salah satu yang membuat Linux aman terhadap penyebaran virus.
Setiap pemakai LINUX harus mempunyai nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator system. Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya dalam huruf kecil. Prompt dari shell bash pada Linux menggunakan “$”.
sebuah sesi LINUX terdiri dari :
1. Login
2. Bekerja dengan Shell / Menjalankan aplikasi
3. Logout
Tergantung atas shell yang digunakan, pada Linux bash maka proses login akan mengeksekusi program /etc/profile (untuk semua pemakai) dan file base_profile di direktori awal (HOME) masing-masing. Pada saat logout, maka program shell bash akan mengeksekusi script yang bernama .bash_logout.
1. FORMAT INSTRUKSI LINUX
Instruksi Linux standar mempunyai format sebagai berikut :
$ NamaInstruksi [pilihan] [argumen]
Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda – (minus). Argumen dapat kosong. satu atau beberapa argumen (parameter).
Contoh :
$ ls tanpa argumen
$ ls -a option adalah -a = all, tanpa argumen
$ ls /bin tanpa option, argumen adalah /bin
$ ls /bin/etc/usr ada 3 argumen
$ ls -l /usr 1 option dan 1 argumen l=long list
$ ls -la /bin/etc 2 option -l dan -a dan 2 argumen
2. MANUAL
Untuk mengetahui arti setiap perintah, tersedia perintah “man perintah” yang akan menampilkan manual perintah. Contoh berikut ini untuk menampilkan manual perintah ls. Contoh : $ man l
Linux menyediakan manual secara on-line. beberapa kunci keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah :
Q             =untuk keluar dari program man
<enter> =ke bawah, baris per baris
<spasi>  = ke bawah, per halaman
B         =kembali ke atas,1 halaman
/teks  = mencari teks (string)
n         = meneruskan pencarian string sebelumnya

A
adduser = Tambah pengguna ke sistem
addgroup = Tambah grup ke sistem
alias = Buat sebuah alias
apropos = Cari Bantuan halaman manual (man-k)
apt-get = Cari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)
aspell = Pemeriksa Ejaan
awk = Cari dan Ganti teks, database sort / validate / index
B
basename = Strip direktori dan akhiran dari nama file
bash = GNU Bourne-Again Shell
bc = Arbitrary bahasa kalkulator presisi
bg = Kirim ke latar belakang
break = Keluar dari sebuah loop
builtin = Jalankan shell builtin
bzip2 = Compress atau dekompresi file bernama (s)
C
cal = Tampilkan kalender
case = kondisional melakukan perintah
cat = Menampilkan isi file
cd = Mengganti Directori
cfdisk = Tabel partisi manipulator untuk Linux
chgrp = Mengubah kepemilikan grup
chmod = Mengubah izin akses
chown = Mengubah pemilik file dan grup
chroot = Jalankan perintah dengan direktori root yang berbeda
chkconfig = Sistem layanan (runlevel)
cksum = Cetak byte CRC checksum dan menghitung
clear = Hapus layar terminal
cmp = Membandingkan dua file
comm = Bandingkan dua file diurutkan baris demi baris
command = Jalankan perintah – shell mengabaikan fungsi
continue = Resume iterasi berikutnya dari suatu loop
cp = Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
cron = Daemon menjalankan perintah yang dijadwalkan
crontab = Jadwalkan perintah untuk menjalankan di lain waktu
csplit = Split file ke dalam konteks – potongan ditentukan
cut = membagi file menjadi beberapa bagian
D
date = Menampilkan atau mengubah tanggal & waktu
dc = Desk Kalkulator
dd = Mengkonversi dan menyalin file, menulis header disk, boot record
ddrescue = Alat untuk memperbaiki data
declare = Deklarasikan variabel dan memberi mereka atribut
df = Tampilkan ruang disk
diff = Tampilkan perbedaan antara dua file
diff3 = Tampilkan perbedaan di antara tiga file
menggali = DNS lookup
dir = Daftar isi direktori singkat
dircolors = Warna setup untuk ls ‘
dirname = Convert semua pathname ke beberapa path
dirs = Tampilkan daftar direktori yang diingat
dmesg = Mencetak pesan-pesan kernel & driver
du = Perkiraan penggunaan kapasitas file
E
echo = Tampilkan pesan di layar
egrep = Cari file untuk baris yang sesuai dengan ekspresi yang diperpanjang
eject = Mengeluarkan media removable
enable = Mengaktifkan dan menonaktifkan perintah shell builtin
env = Environment variabel
ethtool = Pengaturan kartu Ethernet
eval = Evaluasi beberapa perintah / argumen
exec = Menjalankan perintah
exit = Keluar dari shell
expect = mengotomatiskan aplikasi yang bebas diakses melalui terminal
expand = Convert tab ke spasi
eksport = Set variabel lingkungan
expr = Evaluasi ekspresi
F
false = Tidak melakukan apa-apa, tidak berhasil
fdformat = Tingkat rendah format sebuah floppy disk
fdisk = tabel partisi manipulator untuk Linux
fg = Kirim pekerjaan untuk foreground
fgrep = Cari file untuk baris yang cocok dengan string yang tetap
file = Tentukan jenis file
find = Cari file yang memenuhi kriteria yang diinginkan
fmt = Format ulang tipe teks
fold = Wrap teks agar sesuai dengan lebar tertentu.
for = Memperluas kata-kata, dan menjalankan perintah
format = Format disk atau kaset
free = Tampilkan penggunaan memori
fsck = Memeriksa dan memperbaiki sistem File konsistensi
ftp = File Transfer Protocol
fungsi = Tentukan fungsi macro
fuser = Identifikasi / memutuskan proses yang sedang mengakses file
G
gawk = Cari dan Ganti teks dalam file
getopts = Menguraikan parameter sesuai posisi
grep = Cari file untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
group = Cetak nama grup pada pengguna
gzip = Compress atau dekompresi nama file
H
hash = Mengingat seluruh pathname dari sebuah nama argumen
head = Output bagian pertama dari file
help = Tampilkan bantuan untuk perintah built-in
history = Perintah history
hostname = Cetak atau mengatur nama sistem
I
id = Cetak user dan grup id
if = melakukan perintah kondisional
ifconfig = Konfigurasi antarmuka jaringan
ifdown = Menghentikan antarmuka jaringan
ifup = Memulai antarmuka jaringan keatas
import = Menangkap layar server X dan menyimpan sebuah gambar ke file
install = Menyalin file dan mengatur atribut
J
join = gabung garis pada field umum
K
kill = Memberhentikan proses yang sedang berjalan
killall = Memberhentikan proses oleh nama
L
less = Tampilan output satu layar pada satu waktu
let = Melakukan aritmatika pada variabel shell
ln = Membuat hubungan antara file
local = Membuat variabel
locate = Cari file
logname = Cetak nama login
logout = Keluar dari sebuah login shell
look = Tampilan baris yang dimulai dengan string tertentu
lpc = Program Kontrol jalur printer
lpr = Off line print
lprint = Mencetak file / Print file
lprintd = Abort pekerjaan print
lprintq = Daftar antrian print
lprm = Hapus pekerjaan dari antrian print
ls = List informasi tentang file
lsof = List membuka file
M
make = Sekelompok Kompilasi ulang dari program
man = Bantuan manual
mkdir = Membuat folder baru
mkfifo = Membuat FIFOs (bernama pipa)
mkisofs = Buat hybrid ISO9660/JOLIET/HFS filesystem
mknod = Membuat blok atau karakter file khusus
more = Tampilan output satu layar pada satu waktu
mount = Mount file system
mtools = Memanipulasi file MS-DOS
mv = Memindahkan atau mengubah nama file atau direktori
mmv = Pindahkan massa dan mengubah nama (file)
N
netstat = Informasi Jaringan
nice = Mengatur prioritas perintah atau pekerjaan
nl = Nomor baris dan menulis file
nohup = Jalankan perintah kebal terhadap hangups
nslookup = Query Internet menyebut server secara interaktip
notify-send = Mengirim desktop notifications
O
open = membuka file dalam aplikasi default
op = Operator akses
P
passwd Memodifikasi password user
paste = Menggabungkan baris file
pathchk = Periksa nama file portabilitas
ping = Test sambungan jaringan
pkill = memberhentikan proses running
popd = Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang
pr = Siapkan file untuk dicetak /print
printcap = kemampuan pencetak Database
printenv = Cetak variabel lingkungan
printf = Format dan mencetak data
ps = Status Proses
pushd = Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
pwd = Mengetahui direktori kita berada
Q
quota = Tampikan penggunaan disk dan membatasinya
quotacheck = Meneliti sistem file untuk penggunaan disk
quotactl = Set kuota disk
R
ram = perangkat disk ram
rcp = Salin file antara dua mesin
read = Membaca baris dari standar input
readarray = Baca dari stdin ke variabel array
readonly = Menandai variabel / fungsi sebagai readonly
reboot = Reboot sistem
rename = Ubah nama file
renice = Ubah prioritas dari proses yang berjalan
remsync = Sinkronisasi remote file melalui email
return = Keluar fungsi shell
rev = Membalikkan baris dari sebuah file
rm = Menghapus file
rmdir = Remove folder
rsync = Remote file copy (Synchronize file pohon)
S
screen = Multiplex terminal, run remote shells via ssh
scp = Secure copy (remote file copy)
sdiff = Menggabungkan dua file secara interaktif
sed = Stream Editor
select = Menerima input keyboard
seq = Print urutan numeric
set = Memanipulasi variabel shell dan fungsi
sftp = Secure File Transfer Program
shift = Pergeseran parameter posisi
shopt = Pilihan shell
shutdown = Shutdown atau restart linux
sleep = Delay/penundaan untuk jangka waktu tertentu
slocate = Cari file
sort = Mengurutkan file teks
source = Jalankan perintah dari file .”
split = Split file ke dalam fixed-potong
ssh = Secure Shell client (remote login program)
strace = Trace sistem panggilan dan sinyal
su = Gantikan identitas pengguna
sudo = Jalankan perintah sebagai user lain
sum = Mencetak checksum untuk file
symlink = Buatlah nama baru untuk file
sync = Sinkronisasi data pada disk dengan memori
T
tail = Output bagian terakhir file
tar = Tape Archiver
tee = Redirect output ke beberapa file
test = Evaluasi ekspresi kondisional
time = Program Mengukur waktu running
times = User dan sistem waktu
touch = Ubah file timestamps
top = Daftar proses yang berjalan pada sistem
traceroute = Trace Route to Host
trap = Jalankan perintah ketika sebuah sinyal adalah set (Bourne)
tr = Translate, squeeze, dan / atau menghapus karakter
true = Tidak melakukan apapun, berhasil
tsort = Topologi sort
tty = Print filename dari terminal pada stdin
type = menjelaskan perintah
U
ulimit = Batasi pengguna resources (sumber daya)
umask = Para pengguna menciptakan file tersembunyi
umount = Unmount (tidak menaiki) perangkat
unalias = Hapus alias
uname = Informasi sistem print
unexpand = Convert spasi untuk tab
Uniq = Uniquify file
unit = Mengkonversi unit dari satu skala ke yang lain
unset = Hapus variabel atau nama fungsi
unshar = Uraikan catatan arsip shell
until = Mengeksekusi perintah (sampai error)
useradd = Membuat akun user baru
usermod = Memodifikasi akun user
users = Daftar para pengguna yang sekarang ini login
uuencode = Encode file biner
uudecode = Decode file yang dibuat oleh uuencode
V
v = Daftar isi direktori Verbosely ( ls-l-b ‘)
vdir = Daftar isi direktori Verbosely ( ls-l-b ‘)
vi = Text Editor
vim = Text Editor
vmstat = Laporan statistik memori virtual
W
watch = Mengeksekusi / menampilkan sebuah program secara berkala
wc = Cetak byte, kata, dan baris menghitung
whereis = Cari pengguna $ path, halaman manual dan file source untuk program
which = Cari pengguna $ path untuk file program
while = Jalankan perintah
who = Cetak semua nama pengguna yang sedang log in
whoami = Cetak pengguna saat ini dan nama id ( `id-un ‘)
wget = Ambil halaman web atau file melalui HTTP, HTTPS atau FTP
write = Mengirim pesan ke pengguna lain
X
xargs = Jalankan utility, melewati daftar argumen yang dibangun
xdg-open = Buka file atau URL dalam aplikasi yang disukai pengguna.
Y
yes = Cetak string sampai di interrupt
. = Skrip menjalankan perintah shell yang sekarang
zip = Paket zip dan kompres (arsip) file
!! = Jalankan perintah terakhir lagi
### = Komentar / Remark
./ = Perintah menjalankan program
Dalam terminal pada saat membuat atau mengedit file:
Dalam vi editor atau editor lainnya ada dua mode, mode COMMAND untuk perintah dan mode INSERT untuk mengetik.
Tekan tombol ESC untuk pindah ke mode COMMAND
Tekan tombol INSERT untuk pindah ke mode INSERT
Save, pindah ke mode COMMAND lalu ketik :w
Save dan Exit :wq
Exit :q atau :q!
Cara masuk ke hard drive/hard disk/partisi
pertama kita harus melihat partisi tersebut dengan mengetikan
# fdisk -l atau # ls /dev
Biasanya sebelum kita bisa dapat masuk partisi diharuskan me mount partisi tersebut.
setelah list dari directory /dev ditampilkan lihat partisi yang ingin kita mount. Misalnya kita memutuskan untuk memount partisi dev sda1. flashdisk menggunakan nama sdc, sdc1 dst.
Maka ketik :
# mount /dev/sda1 /mnt
Penjelasan : mount adalah command sedang /dev/sda1 adalah lokasi dari device yang akan di mount. Dan /mnt adalah directory tujuan dari proses mount.
6. Sekarang isi dari directory sda1 bisa kita lihat di directory mount /mnt. Ketik :
# ls /mnt
maka akan tampil list dari sda1
7. Untuk melepas drive. Ketik :
# umount /dev/sda1
Biasanya untuk linux desktop partisi terdapat di /media (tetapi harus dimount dulu)
# cd /media
untuk melihat semua partisi.
# ls
Untuk menghapus file dan folder di trash
# rm -rf ~/.local/share/Trash/files
#rm -rf ~/.local/share/Trash/files/*
Untuk melihat isi trash
# ls ~/.local/share/Trash


REFERENSI
https://inwepo.co/kumpulan-perintah-linux-di-terminal-lengkap/
http://cahkaskus.blogspot.co.id/2014/09/materi-linux.html

Sabtu, 04 November 2017

MODUL 1 | Program Batch File | Sistem Operasi

LAPORAN SISTEM OPERASI
Program Batch File
Di ajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Metode Pembelajaran







Disusun oleh :
            Nama   : Roki Setia Pirmansah
NIM    : 20160810070
KELAS  : TI D 2016

FAKULTAS ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KUNINGAN


Jalan Cut NyakDien No 36 A, Kel.Cijoho, Kuningan, Jawa Barat, Indonesia
2016






PEMBAHASAN
            Pada era MS-DOS penggunaan batch file sangat familiar di lingkungan pengguna. Karena dengan batch file tersebut mereka dapat mengulang-ulang suatu perintah yang terdapat dalam file batch untuk di eksekusi di lain waktu ketika dibutuhkan. Pemprograman batch file bisa dibilang sederhana dan tidak membutuhkan skill pemprograman khusus. Karena hanya berupa baris perintah yang dijalankan secara urut dari atas ke bawah walau tidak menutup kemungkinan penggunaan perintah goto untuk melompat ke perintah tertentu. Lalu kemudian muncul sistem operasi berbasis Gui dan menggunakan mouse membuat banyak dari pengguna meninggalkan penggunaan batch file ini. Tapi sebagian pengguna masih setia menggunakan batch file ini. Dengan menggunakan sistem berbasis Gui itu memang mudah untuk orang awam. Tapi penggunaan batch file mempunyai nilai lebih, yakni kita diajak berpikir untuk menyusun perintah-perintah untuk dimasukkan ke dalam batch file. Sehingga otak kita akan semakin terlatih kemampuan berpikirnya.
Pemrograman batch file tidak lain adalah Unix Shell Programming versi Windows . Di dalam DOS,Batch file merupakan file text berisi rentetan perintah yang akan di eksekusi oleh command interpreter untuk kemudian di eksekusi satu persatu secara urut seperti saat kita mengetikan command di MS-DOS hanya saja dengan Batch file perintah-perintah ini dimasukkan kedalam suatu file untuk otomatisasi penggunaannya.
Batch file ini sendiri dapat dicontohkan seperti shortcut ikon yang ada di Windows atau Mac yakni seperti jalan pintas untuk menjalankan satu atau lebih perintah kedalam satu langkah mudah. Contoh lainnya adalah autoexec.bat, yang merupakan file boot sederhana yang dimuat pada MS-DOS. Batch file tersebut berisi tersebut berisi semua perintah dan digunakan untuk menjalankan MS-DOS setiap kali computer boot.

Batch file adalah file teks yang berisi serangkaian perintah yang mungkin biasanya paling umum adalah untuk memulai menggunakan program dan untuk menjalankan utilitas. Batch file melakukannya dengan salah satu perintah bukan perintah ganda biasanya diperlukan. Mereka dapat disamakan dengan ikon cara pintas seperti yang terlihat dalam butir-&-klik sistem operasi, tetapi file batch jauh lebih kuat.
Menggunakan batch file untuk memulai sebuah program sering berarti bahwa pernyataan path anda mungkin dibuat lebih pendek. Ini berarti lebih sedikit direktori di mana DOS harus mencari selama operasinya. Memiliki jalan yang lebih singkat juga akan memberikan ruang bagi program-program lain yang mungkin memerlukan pencantuman jalan agar berfungsi dengan benar.
Selanjutnya, file batch canggih dapat memperbaiki program yang dimulai oleh memuat semua atau bagian dari program ke atas atau diperluas / diperpanjang memori, sehingga membebaskan lebih rendah (konvensional) memori. Memungkinkan banyak memori yang lebih rendah berarti program Anda memiliki ruang bernapas dan akan ada ruang untuk utilitas untuk menjalankan. Kemampuan yang sama ini mungkin telah di baris perintah, tetapi perintah ini kemungkinan besar akan rumit dan sulit untuk diingat. Mengapa tidak membiarkan sebuah file batch yang bekerja bagi Anda?
Dengan satu perintah, file batch dapat menjalankan program konfigurasi yang diinginkan dan di samping itu, dapat meminta file terkait seperti pengolah kata dokumen atau spreadsheet akan diambil setelah program utama sedang berjalan. Ini menghemat pengguna mencari dokumen dan menerbitkan perintah-perintah yang diperlukan untuk memuatnya.Salah satu perintah sederhana dari penamaan pengguna melakukan itu semua.tanpa dokumen) pada konfigurasi yang dipilih pengguna dan dengan pilihan pengguna pilihan.
Menggunakan batch file untuk menjalankan utilitas berarti dapat memiliki akses langsung ke sana. Jika ada yang sering digunakan opsi tertentu, mereka dapat dimasukkan dalam file batch dan dengan demikian menyelamatkan Anda dari mereka harus mengetikkan setiap kali Anda menggunakan utilitas. Lebih baik: Menggunakan file batch berarti tidak ada kemungkinan salah mengetik parameter ini.
File batch DOS juga dapat membuat keputusan untuk melakukan operasi hanya jika kondisi tertentu ada atau tidak ada. Yang paling canggih bahkan dapat menandingi perintah biasanya tidak disertakan dengan sistem operasi DOS.Hal ini mirip dengan Windows "File Association" fitur ini, tetapi dengan banyak keuntungan karena sejumlah file batch bisa ditulis untuk memuat file yang sama, masing-masing dengan, tetapi berbeda, atribut atau opsi start-up. Bahkan, salah satu bahkan bisa memiliki file yang sama dimuat ke program yang berbeda, setiap kali dengan spesifik, namun berbeda, pilihan. Pengguna tidak pernah mengubah konfigurasi tersebut secara manual.
Batch file memiliki 2 jenis fungsi yaitu :
1.      Fungsi positif
            Bagi sebagian orang yang cinta kedamaian mereka akan memanfaatkan batch file untuk hal-hal yang baik yang diantaranya : untuk membuat program tuneup windows, program administrator windows dll.
2.      Fungsi Negatif
            Bagi sebagian para cracker batch file bisa mereka manfaatkan untuk membuat sebuah aplikasi yang di antaranya : virus, program perusak dll.
Batch file biasanya kita buat menggunakan notepad dan untuk mempelajari pemrogramman batch file tidaklah sesulit kita mempelajari bahasa pemrogramman yang lain nya seperti : c, c++, java, vb dll. Pemrogramman batch file merupakan pemrogramman yang klasik dimana semua orang pun bisa mempelajarinya dengan mudah hanya dengan beberapa hari saja. bahkan ada yang bilang mereka bisa menjadi programmer batch file expert hanya membutuhkan 7 hari saja( sudah bisa buat virus, dan program untuk tuneup windows)

B.                 File Ekstensi Batch File pada DOS
bat merupakan ekstensi pertama yang digunakan oleh Microsoft untuk batch file. Ekstensi ini berjalan pada MS-DOS dan semua versi dari Microsoft windows. Pada MS-DOS menggunakan command.com untuk mengeksekusi file batch sedang kalau di windows menggunakan cmd.exe

1.             Cara Kerja Batch File
Ketika sebuah batch file dijalankan, program shell yang berupa command.com akan membaca file batch dan kemudian mengeksekusi perintahnya, secara baris demi baris. Batch files berguna untuk menjalankan rangkaian dari dari beberapa perintah yang bisa dieksekusi (executables) secara otomatis dan sering digunakan oleh sistem administrator untuk mengotomatisasi banyak proses secara bersamaan. Perintah-perintah batch file bersifat case insensitive jadi tidak ada perbedaan maksud antara huruf besar dengan huruf kecil.
Dalam DOS batch command, perintah-perintah seperti Copy, Dir, Delete disebut dengan perintah internal sedangkan perintah semisal Format,Undelete,Backup merupakan bagian dari perintah eksternal. Setiap kita menjalankan perintah DOS batch file baik internal ataupun eksternal, command.com akan langsung menjalankan peritah internal atau memanggil program eksternal yang terpisah dan menjalankan perintah tersebut untuk kemudian mengembalikan hasilnya dalam bentuk perintah eksternal.

2.                  Fungsi Batch File

Katakanlah Anda perlu menjalankan seperangkat perintah berulang kali untuk melakukan tugas rutin seperti Back up File Penting, Menghapus file-file sementara (*. tmp,. Bak, ~ .* dll) maka sangat repot jika kita harus mengetikan perintah-perintah yang sama setiap kali kita akan melakukan tugas yang sama. Maka diperlukanlah Batch file untuk mengatasi hal tersebut, sehingga setiap kita butuh untuk melakukan sebuah tugas tertentu dalam DOS kita tinggal jalankan saja file Batch yang sudah kita buat sebelumnya. Hal ini tentu akan sangat efektif daripada harus mengetikan perintah-perintah yang sama. Sehingga akan juga menghemat waktu.
Dalam keseharian file batch ini dapat memiliki 2 fungsi, yakni fungsi positif dan fungsi negatif. Dikatakan berfungsi positif jika bacth file ini digunakan untuk tune up, program administrator, backup, dan lainya. Dan berfungsi negatif jika digunakan untuk membuat virus, cracker, dan sebagainya.

C.                Dasar membuat File Batch

Pemrograman Batch File tidak lain adalah UNIX SHELL Programming versi windows. didalam DOS, perintah batch file merupakan file text yang berisikan rentetan perintah yang akan di eksekusi satu persatu secara urut seperti saat kita mengetikan command di MS-DOS hanya saja dengan batch file perintah-perintah ini dimasukan ke dalam batch file untuk otomatisasi penggunaannya.
Untuk membuat file Batch, berikut contoh sederhananya:

  • Buka jendela command MS-DOS atau masuk ke MS-DOS. Informasi tambahan mengenai cara melakukan ini dapat ditemukan pada dokumen CHDOS
  • Pada MS-DOS prompt, ketik: edit test.bat dan tekan “enter”.
  • Jika mengetiknya benar, maka layar akan menjadi biru. Dalam layar ketik:
Pause
dir c: \ windows
dir c:\windows\system dir c: \ windows \ system

  •  Setelah itu, Klik “file” kemudian “exit”. Ketika diminta untuk menyimpan pilih “yes”. Pengguna yang tidak memiliki cursor mouse dapat melakukan hal tersebut dengan menekan Alt+F untuk mengakses menu “File”, lalu tekan “x” untuk exit dan “enter” untuk menyimpan perubahan.
  • Setelah anda kembali ke MS-DOS prompt, Ketik : tes dan tekan “enter”. Hal ini akan mengeksekusi file test.bat dan menjalankan file. Karena baris pertama adalah pause, maka Anda akan diminta untuk menekan tombol. Setelah itu file Batch akan berjalan baris demi baris. Jika anda ingin menambahkan baris perintah file batch cukup dengan mengetikan edit test.batuntuk mengeditnya. Tapi beberapa versi MS-DOS tidak memiliki perintah Edit. Jika hal ini terjadi, maka Anda perlu untuk mendapatkan file edit.com untuk mengakses file ini atau dengan copy con command.
1
perintah batch ini menunjukkan versi MS-DOS yang Anda gunakan.
2
Ini adalah perintah batch yang mengaitkan perpanjangan dengan jenis file (FTYPE)
asosiasi, display yang ada, atau menghapus sebuah asosiasi.
3
perintah batch ini membantu dalam membuat perubahan ke direktori yang berbeda,
atau menampilkan direktori saat ini.
4
perintah batch ini membersihkan layar.
5
perintah batch ini digunakan untuk menyalin file dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
6
perintah batch ini menghapus file dan tidak direktori.
7
perintah batch ini daftar isi dari sebuah direktori.
8
Perintah ini bantuan batch untuk menemukan tanggal sistem.
9
perintah batch ini menampilkan pesan, atau mengubah command echoing on atau off.
10
perintah batch ini keluar dari konsol DOS.
11
perintah batch ini menciptakan direktori baru di lokasi saat ini.
12
perintah batch ini bergerak file atau direktori antara direktori.
13
batch menampilkan perintah atau set variabel path.
14
perintah batch ini meminta pengguna dan menunggu untuk garis input yang
 akan dimasukkan.
15
perintah batch ini dapat digunakan untuk mengubah atau mengatur ulang
prompt cmd.exe.
16
perintah batch ini menghapus direktori, tapi direktori harus kosong sebelum mereka
 dapat dihapus.
17
Mengganti nama file dan direktori
18
perintah batch ini digunakan untuk komentar dalam file batch, mencegah isi pernyataan
tersebut dijalankan.
19
perintah batch ini dimulai program di jendela baru, atau membuka dokumen.
20
batch perintah set atau menampilkan waktu.
21
perintah batch ini mencetak isi dari file atau file ke output.
22
perintah batch ini menampilkan label volume.
23
Menampilkan atau mengubah atribut file dalam direktori curret
24
perintah batch ini memeriksa disk untuk setiap masalah.
25
perintah batch ini memberikan daftar pilihan kepada pengguna.
26
perintah batch ini memanggil contoh lain dari command prompt.
27
perintah batch ini membandingkan 2 file berdasarkan ukuran file.
28
perintah batch ini mengubah volume dari FAT16 atau sistem file FAT32 untuk
sistem file NTFS.
29
perintah batch ini menunjukkan semua driver perangkat diinstal dan sifat mereka.
30
perintah batch ini ekstrak file dari file kabinet .cab dikompresi.
31
Ini pencarian perintah batch untuk string dalam file atau masukan, keluaran garis
 yang cocok.
32
perintah batch ini membentuk sebuah disk menggunakan sistem file Windows yang
didukung seperti FAT, FAT32 atau NTFS, sehingga Timpa isi sebelumnya disk.
33
perintah batch ini menunjukkan daftar perintah Windows disediakan.
34
perintah batch ini menampilkan Windows IP Configuration. Menunjukkan konfigurasi
dengan koneksi dan nama koneksi.
35
perintah batch ini menambahkan, set atau menghapus label disk.
36
perintah batch ini menampilkan isi dari file atau file, satu layar pada satu waktu.
37
Menyediakan berbagai layanan jaringan, tergantung pada perintah yang digunakan.
38
perintah batch ini mengirimkan ICMP / IP "echo" paket melalui jaringan ke alamat
 yang ditunjuk.
39
perintah batch ini menutup komputer, atau log off pengguna saat ini.
40
perintah batch ini mengambil input dari file sumber dan macam isinya berdasarkan
abjad, dari A sampai Z atau Z ke A. mencetak output pada konsol.
41
perintah batch ini memberikan huruf drive ke folder lokal, menampilkan tugas saat ini,
atau menghilangkan tugas.
42
perintah batch ini menunjukkan konfigurasi komputer dan sistem operasi.
43
perintah batch ini berakhir satu atau lebih tugas.
44
perintah batch ini berisi tugas, termasuk nama tugas dan proses id (PID).
45
batch file perintah copy dan direktori dalam cara yang lebih canggih.
46
perintah batch ini menampilkan pohon semua subdirektori dari direktori saat ini ke
tingkat rekursi atau kedalaman.
47
perintah batch ini berisi daftar perbedaan sebenarnya antara dua file.
48
batch perintah show dan mengkonfigurasi properti dari partisi disk.
49
perintah batch ini menetapkan judul yang ditampilkan di jendela konsol.
50
Menampilkan daftar variabel lingkungan pada sistem saat ini.
batch merupakan ekstensi pertama yang digunakan oleh Microsoft untuk batch file. Ekstensi ini berjalan pada MS-DOS dan semua versi dari Microsoft windows. Pada MS-DOS menggunakan command.com untuk mengeksekusi file batch sedang kalau di windows menggunakan cmd.exe

Cara Kerja Batch File

Ketika sebuah batch file dijalankan, program shell yang berupa command.com akan membaca file batch dan kemudian mengeksekusi perintahnya, secara baris demi baris. Batch files berguna untuk menjalankan rangkaian dari dari beberapa perintah yang bisa dieksekusi (executables) secara otomatis dan sering digunakan oleh sistem administrator untuk mengotomatisasi banyak proses secara bersamaan. Perintah-perintah batch file bersifat case insensitive jadi tidak ada perbedaan maksud antara huruf besar dengan huruf kecil.
Dalam DOS batch command, perintah-perintah seperti Copy, Dir, Delete disebut dengan perintah internal sedangkan perintah semisal Format,Undelete,Backup merupakan bagian dari perintah eksternal. Setiap kita menjalankan perintah DOS batch file baik internal ataupun eksternal, command.com akan langsung menjalankan peritah internal atau memanggil program eksternal yang terpisah dan menjalankan perintah tersebut untuk kemudian mengembalikan hasilnya dalam bentuk perintah eksternal.

Fungsi Batch File
            Katakanlah Anda perlu menjalankan seperangkat perintah berulang kali untuk melakukan tugas rutin seperti Back up File Penting, Menghapus file-file sementara (*. tmp,. Bak, ~ .* dll) maka sangat repot jika kita harus mengetikan perintah-perintah yang sama setiap kali kita akan melakukan tugas yang sama. Maka diperlukanlah Batch file untuk mengatasi hal tersebut, sehingga setiap kita butuh untuk melakukan sebuah tugas tertentu dalam DOS kita tinggal jalankan saja file Batch yang sudah kita buat sebelumnya. Hal ini tentu akan sangat efektif daripada harus mengetikan perintah-perintah yang sama. Sehingga akan juga menghemat waktu.
Dalam keseharian file batch ini dapat memiliki 2 fungsi, yakni fungsi positif dan fungsi negatif. Dikatakan berfungsi positif jika bacth file ini digunakan untuk tune up, program administrator, backup, dan lainya. Dan berfungsi negatif jika digunakan untuk membuat virus, cracker, dan sebagainya.

Dasar membuat File Batch

Untuk membuat file Batch, berikut contoh sederhananya:
Buka jendela command MS-DOS atau masuk ke MS-DOS. Informasi tambahan mengenai cara melakukan ini dapat ditemukan pada dokumen CHDOS
Pada MS-DOS prompt, ketik: edit test.bat dan tekan “enter”.
Jika mengetiknya benar, maka layar akan menjadi biru. Dalam layar ketik:
Pause
dir c: \ windows
dir c:\windows\system dir c: \ windows \ system
Setelah itu, Klik “file” kemudian “exit”. Ketika diminta untuk menyimpan pilih “yes”. Pengguna yang tidak memiliki cursor mouse dapat melakukan hal tersebut dengan menekan Alt+F untuk mengakses menu “File”, lalu tekan “x” untuk exit dan “enter” untuk menyimpan perubahan.
Setelah anda kembali ke MS-DOS prompt, Ketik : tes dan tekan “enter”. Hal ini akan mengeksekusi file test.bat dan menjalankan file. Karena baris pertama adalah pause, maka Anda akan diminta untuk menekan tombol. Setelah itu file Batch akan berjalan baris demi baris
Jika anda ingin menambahkan baris perintah file batch cukup dengan mengetikan edit test.batuntuk mengeditnya. Tapi beberapa versi MS-DOS tidak memiliki perintah Edit. Jika hal ini terjadi, maka Anda perlu untuk mendapatkan file edit.com untuk mengakses file ini atau dengan copy con command.

Contoh Batch

            Pemrograman Batch sangat sederhana, cukup ketik source code program pada notepad atau text editor lainnya lalu simpan dengan ekstensi .bat. Untuk awalnya buka notepad terlebih dahulu yang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
Klik Start >> All Programs >> accessories >> Notepad.
Klik kanan di tengah desktop >> New >> Text Document >> Lalu klik icon text documentnya.
Setelah muncul notepadnya, barulah anda mengetikan command-command batch nya di notepad tersebut. Untuk hal pertama coba dulu dengan command yang sederhananya sebagai berikut.
   @echo off
   ::Tidak menampilkan tulisan "echo"
   echo Selamat Pagi!
   ::Menulis pesan selamat pagi ke layar
   pause
   ::Pause menunggu user untuk menghentikan program

Kemudian setelah itu klik File >> Save As >> nama.bat atau coba.batPerlu diingat disini, ekstensi file tersebut haruslah *.bat (ekstensi adalah kata setelah titik) yang menandakan file tersebut adalah file *.bat. hmm bukan hanya itu saja sebenranya command yang dapat kita buat tetapi masih banyak lagi command-command dengan variasi yang sangat sulit untuk dipelajari. dan masih banyak lagi file batch yang dapat kita buat tetapi sebelumnya mari kita pelajari mengenai beberapa syntax batch file.


Beberapa Command Batch

› Copy = membuat duplikat suatu file ke directory lainnya.
› Del = Menghapus sebuah file dari suatu directory.
› Echo = menulis pesan ke layar, sedangkan untuk syntax echo off, digunakan untuk meniadakan tampilan echo.
› Goto = melompat dari suatu syntax ke label.
› Help = melihat command batch lainnya.
› Start = menjalankan suatu program.
› Pause = Merupakan perintah untuk meminta satu ketikan tombol sembarang, dimana pesan yang ditampilkan adalah Press any key to continue...Untuk menghilangkan pesan ini dapat diketikkan PAUSE > NUL.
› If = Digunakan untuk memeriksa kondisi tertentu jika kondisi tersebut tersedia.
› Rem = Kependekan dari REMARK merupakan suatu perintah yang mengakibatkan suatu baris perintah menjadi tidak berfungsi, akan diabaikan dan tidak diproses.
› Cls = Sama seperti perintah DOS, yaitu digunakan untuk menghapus layar.
› Exit = keluar dari jendela DOS jika file batch berjalan dari Windows.

Beberapa Operator

@ = berguna untuk membuat syntax menjadi tidak kelihatan di layar atau untuk tidak menampilkan baris perintah disebelah kanan layar.
: = tanda label.
> = menuliskan sesuatu dengan meniban isi file yang sudah ada.
>> = menuliskan sesuatu pada garis baris yang baru.
:: = komentar, tidak dieksekusi.

Berikut ini adalah beberapa perintah – perintah (Commands) dalam Batch File :

@
Simbol ini sering ditulis sebagai @ ECHO OFF untuk mencegah ditampilkannya perintah disebelah kanan layar dalam batch file, sehingga yang ditampilkan hanya hasilnya.
ECHO
Digunakan untuk menampilkan pesan dalam batch file. Contoh, “ECHO Hello“ digunakan untuk menampilkan pesan Hello pada Program (Command Prompt,etc). ECHO ON berfungsi menampilkan secara lengkap perintah BATCH berikut hasilnya dan ECHO OFF hanya menampilkan hasilnya saja
.
Digunakan untuk memberikan jarak satu baris kosong pada layar
REM
Kependekan dari perintah REMARK. Merupakan suatu perintah yang mengakibatkan suatu baris perintah menjadi tidak berfungsi, akan diabaikan dan tidak diproses
PAUSE
Merupakan perintah untuk meminta satu ketikan tombol sembarang, dimana pesan yang ditampilkan adalah Press any key to continue… Untuk menghilangkan pesan tersebut dapat diketikan PAUSE > NUL.
GOTO
Digunakan untuk pergi atau pindah ke perintah tertentu, seperti GOTO LABEL. Merupakan contoh dari perintah GOTO
CALL
Digunakan untuk memanggil (menggunakan) file batch lain, karena apabila kita tidak menuliskan perintah CALL pada suatu penulisan Batch file dimana kita memerlukan file tersebut maka proses akan berhenti pada perintah tersebut.
:
Digunakan jika kita ingin membuat sebuah kategori / label. Hal ini memungkinkan kita untuk melompat kebagian tertentu dari sebuah Batch file.
::
Digunakan jika kita ingin menambah suatu komentar atau tulisan dalam Batch file tanpa harus ditampilkan atau mengeksekusi baris komentar ketika file batch dijalankan.
CHOICE
Memungkinkan Batch File dan Script file menunggu user untuk memilih satu set pilihan yang ditulis dalam batch file
CLS
Menghapus layar, membersihkan layar program dari perintah – perintah.
EXIT
Keluar dari aplikasi (Jendela DOS/Script tool)
IF
Digunakan untuk memeriksa kondisi tertentu jika kondisi tersebut tersedia.
SHIFT
Perubahan posisi parameter dalam Batch file
START
Menjalankan suatu aplikasi
DATE
Menampilkan prompt tanggal
TIME
Menampilkan prompt waktu
PROMPT
Menampilkan direktori yang sedang aktif

I. COPY CON (COPY CONSOLE)· TEKNIK PEMROGRAMMAN BATCH
Copy Con merupakan salah satu perintah internal DOS / Windows yang berfungsi untuk menciptakan sebuah file. Bentuk umum perintahnya adalah:
COPY CON [DRIVE:] [FILE NAME.EXTENSION]
Setelah mengetik perintah tersebut, kita akan memulai dari baris kosong dimana itu merupakan awal dari file baru anda.Untuk membuat file tersebut tinggal tekan kombinasi Ctrl + Z, dan Ctrl + C, jika anda ingin membatalkan pembuatan file tersebut
PERINTAH-PERINTAH COPY CON
PERINTAH
KETERANGAN
F6 atau Ctrl-Z
Merekam data
MORE
Menampilkan isi suatu file per satu layar
SORT
Mengurutkan data (mensortir data)
Bentuk umum:
SORT [/+N] < [DRIVE:] [FILE NAME.EXT]
N : menunjuk kolom ke berapa yang akan disortir
FIND
Mencari data pada suatu file
Bentuk umum:
FIND /V atau /C atau /N [“STRING”]
[DRIVE:] [FILE NAME.EXT]
FIND /V
Menampilkan seluruh baris data kecuali “string”
FIND /C
Menampilkan jumlah baris yang mengandung “string”
FIND /N
Menampilkan posisi dari data yang dicari
PRINT
Mencetak file dalam drive
II. EDLIN (EDITOR LINE NUMBER)

            EDLIN adalah perintah eksternal DOS / Windows yang berfungsi untuk menyimpan teks berupa data, mengedit sebuah file yang sudah ada, dan dapat pula digunakan untuk membuat file baru. Bentuk umum perintahnya adalah:
EDLIN [DRIVE:] [FILE NAME.EXTENSION]

PERINTAH-PERINTAH EDLIN
D (DELETE)

Menghapus baris ke-i sampai baris ke-j
Bentuk umum: i,j,D
M (MOVE)

Memindahkan baris ke-i sampai baris ke-j ke sebelum baris ke-k
Bentuk umum: i,j,k,M
L (LIST)
Menampilkan semua isi file
Q (QUIT)
Ke luar dari EDLIN

PERINTAH
KETERANGAN
C (COPY)

Menyalin baris ke-i sampai baris ke-j ke sebelum baris ke-k
Bentuk umum: i,j,k,C
E (EXIT)

Merekam program dan langsung ke luar dari EDLIN (kembali ke prompt DOS)

a.Batch Script - Variabel
Ada dua jenis variabel dalam file batch. Satu untuk parameter yang bisa berlalu ketika file batch disebut dan juga dilakukan melalui perintah set.
Argumen Command Line
batch script mendukung konsep argumen baris perintah dimana argumen dapat dilewatkan ke file batch ketika dijalankan. Argumen dapat dipanggil dari batch file melalui% 1,% 2,% 3, dan seterusnya variabel.
Contoh berikut menunjukkan sebuah file batch yang menerima 3 argumen baris perintah dan echo yang mereka ke layar baris perintah.
@echo off
echo %2
echo %3
echo %5
Jika batch script di atas disimpan dalam sebuah file yang bernama coba.bat dan kami menjalankan batch

coba.bat 2 3 5 maka outputnya :
2
3
5

b.set Command
Cara lain di mana variabel dapat diinisialisasi adalah melalui 'mengatur' perintah. Berikut adalah sintaks dari perintah set.
Contoh berikut menunjukkan cara sederhana perintah set dapat digunakan.Seperti berikut :
@echo off
set message = Hello World
echo %message%
Dalam potongan kode di atas, variabel yang disebut pesan didefinisikan dan diatur dengan nilai "Hello World".
Untuk menampilkan nilai variabel, perhatikan bahwa variabel perlu tertutup dalam tanda%.
Keluaran
Perintah di atas menghasilkan output berikut.
Hello World

c.Nilai numerik
Dalam batch script, juga memungkinkan untuk mendefinisikan variabel untuk menyimpan nilai numerik. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan / A switch.
Kode berikut menunjukkan cara sederhana di mana nilai-nilai numerik dapat diatur dengan / A saklar.
@echo off
SET /A a = 5
SET /A b = 10
SET /A c = %a% + %b%
echo %c%
Kami pertama menetapkan nilai 2 variabel, a dan b untuk 5 dan 10 masing-masing.
Kami menambahkan nilai-nilai tersebut dan menyimpan dalam variabel c.
Akhirnya, kami menampilkan nilai variabel c.
Output dari program di atas akan menjadi 15.
Semua operator aritmatika bekerja dalam file batch. Contoh berikut menunjukkan operator aritmatika dapat digunakan dalam file batch.
@echo off
SET /A a = 5
SET /A b = 10
SET /A c = %a% + %b%
echo %c%
SET /A c = %a% - %b%
echo %c%
SET /A c = %b% / %a%
echo %c%
*SET /A c = %b% * %a%
echo %c%
Perintah di atas menghasilkan output berikut.
15
-5
2
20                           

Contoh Program Batch


Klik Start>>ALL Program>>accesories>>notepad
Klik kanan di tengah desktop >> New >> Text Document >> Lalu klik icon text documen
setelah mumncul notepadnya, barulah anda mengetikan command-command batchnya di
notepadtersebut. Untuk hal pertama coba dulu dengan command yang sederhananya sebagai berikut:


@echo off

:awalan
echo Welcome, %USERNAME%
echo isi pilihan anda?


echo                                PROFILE
echo===============================================================================
echo NAMA   : Roki Setia Pirmansah
echo KELAS  : TI 2016 D
echo Nim    : 20160810070
echo.


echo [Perintah internal]
echo 1. MENAMPILKAN FILE YANG BERADA DIDALAM FOLDER   5. UNTUK MELIHAT WAKTU
echo 2. MEMBUAT FOLDER                                6. MELIHAT VERSI DOS
echo 3. MELIHAT TANGGAL                               7. MEMBUAT FILE
echo 4. UNTUK MENGHAPUS LAYAR



:awal
echo
echo ==============================================================================
echo.
set /P "p1=pilihan anda :"
if %p1%==1 goto dir
if %p1%==2 goto menu md
if %p1%==3 goto date
if %p1%==4 goto cls
if %p1%==5 goto time
if %p1%==6 goto ver
if %p1%==7 goto edit
if else goto Again
cls

echo ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

:menu md
cls
set /P nama= Masukkan nama folder/direktori :
echo.
echo berhasil membuat direktori di desktop dengan nama "%nama%"
md "%nama%"
goto :awalan
set /P nama= Masukkan nama folder yang ingin kalian buat :
echo.
echo selamat anda berhasil membuat direktori didesktop dengan nama "%nama%"
del "%nama%"
goto :awalan
:dir
cls
echo selamat anda berhasil melihat isi direktori anda "%nama%"
echo.
echo oke !
dir "%nama%"
goto :awalan
:time
cls
echo waktu komputer anda adalah :
time
goto :awalan
:cls
cls
echo tuh kan sudah bersih :D

goto :awalan
:date
cls
echo tanggal komputer anda adalah :
date
goto :awalan

:ver
echo inilah versi DOS komputer anda
ver
goto :awalan

:edit
set /P nama= Masukkan nama file yang ingin dibuat :
echo.
echo berhasil membuat file di desktop dengan nama "%nama%"
edit "%nama%"
goto :awalan

:keluar
Exit

hasil outputnya :
REFERENSI :


http://www.w3ii.com/id/batch_script/batch_script_quick_guide.html
http://pratamagospot.blogspot.com/2014/01/cara-membuat-batch-filepengertiandan.html
http://harisvcc.blogspot.co.id/2013/01/batch-file.html